Produk unggulan
Berdasarkan kondisi terkini tahun 2025, produk unggulan Desa Palem Jaya adalah Buah Sawit. Saat ini, penjualan dilakukan melalui dua jalur utama: langsung ke pengepul (RAM) dan langsung ke pabrik/perusahaan sawit.
Untuk meningkatkan kesejahteraan warga, Desa Palem Jaya perlu mengembangkan produk unggulan sawitnya agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi. Berikut adalah beberapa strategi yang dapat dipertimbangkan:
1. Diversifikasi Produk Hilir
Alih-alih hanya menjual buah sawit, desa bisa mulai mengolahnya menjadi produk turunan.
- Minyak sawit mentah (CPO) skala kecil: Membangun unit pengolahan sederhana untuk memproduksi CPO. Ini memungkinkan desa untuk menjual produk dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan buah sawit mentah.
- Produk turunan non-pangan: Mengolah limbah sawit, seperti tandan kosong, menjadi pupuk organik atau bahan bakar biomassa. Ini tidak hanya menciptakan produk baru, tetapi juga mengatasi masalah limbah.
2. Peningkatan Kapasitas dan Kualitas
- Pelatihan petani: Mengadakan pelatihan mengenai teknik panen yang tepat, pemupukan, dan pengelolaan kebun sawit yang berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen.
- Sertifikasi: Mengurus sertifikasi produk sawit, seperti Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) atau Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Sertifikasi ini membuka akses ke pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor, dan meningkatkan harga jual.
3. Pemasaran dan Kerjasama
- Membentuk Koperasi atau BUMDes (Badan Usaha Milik Desa): Koperasi atau BUMDes dapat bertindak sebagai wadah untuk menampung hasil panen seluruh warga. Hal ini memberikan daya tawar yang lebih kuat saat bernegosiasi dengan pengepul atau perusahaan, sehingga bisa mendapatkan harga yang lebih baik.
- Kerja sama dengan Perusahaan: Melakukan negosiasi formal dengan perusahaan sawit untuk menjalin kemitraan yang saling menguntungkan, misalnya dalam hal bantuan teknis, bibit unggul, atau jaminan harga.
